Cara Melindungi Profit dan Minimalisasi Resiko!

Artikel ini merupakan artikel lanjutan yang khusus perusahaanbuat untuk melengkapi artikel perusahaanyang berjudul: Strategi Trading Jitu Menggunakan Stochastic. perusahaansarankan kamu membaca artikel tersebut sebelum mencoba artikel ini, supaya kamu tidak bingung.



"Tidak ada yang instan di dunia ini kecuali nafas yang diberikan oleh Tuhan sejak kamu lahir". Untuk itu, bagi pembaca diharapkan untuk tidak menganggap strategi yang perusahaanberikan ini sebagai berikut:
1. Cara cepat untuk menjadi kaya raya.
2. Jalan pintas untuk menjadi kaya.
3. Cara trading yang 100% profitable.
4. Strategi trading yang paling ampuh.
5. Cara untuk mengalahkan market forex.
kalau kamu sudah memenuhi 5 poin diatas, mari kamu lanjut membaca keseluruhan dari artikel ini.

Pada artikel sebelumnya (Strategi Trading Jitu Menggunakan Stochastic), perusahaantelah memberikan strategi dan cara mengambil serta menentukan Entry Point yang tepat yang bisa dicoba bahkan oleh pemula sekaligus. Kekurangan dari strategi tersebut adalah tidak bisa menentukan Exit Point atau kapan kamu bisa harus menutup posisi, entah itu TP (Take Profit) ataupun SL (Stop Loss).

Metode yang akan perusahaanbahas disini sebenarnya sangat sederhana. perusahaanhanya memaksimalkan salah satu fitur penting yang ada pada Meta Trader, yaitu Pending Order. Banyak trader yang sudah tau fungsi pending order tapi mereka jarang memaksimalkan penggunaannya dalam aktivitas trading mereka. Mungkin mereka sudah punya strategi lain yang lebih efisien.

Tampilan Fitur Pending Order di Meta Trader
Tampilan Fitur Pending Order di Meta Trader
Sekedar mengingatkan, fitur Pending Order ini berfungsi untuk melakukan pemesanan harga suatu pair mata duit di level tertentu. Dengan kata lain, kamu bisa bertransaksi tanpa harus mengikuti pergerakan harga yang sedang berjalan. Nah, sekarang mari kamu lanjutkan ke cara pemasangan pending order untuk mengamankan Entry Point yang didapatkan dari indikator Stochastic. Contoh:
Strategi Jitu Stochastic
Mengamankan Stochastic dari pembalikan arah. (Klik untuk memperbesar)
Pada gambar diatas kamu bisa melihat bahwasanya telah terjadi crossing di area 80% pada pair mata duit EUR/USD. Itu merupakan saat yang tepat untuk mengambil posisi Sell. Pada gambar diatas, perusahaanopen sell sebesar 0.1 Lot. Namun, ternyata arah trend mengalami berbalik arah untuk sementara. Tapi perusahaansudah mengantisipasi hal tersebut dengan memasang posisi pending order Buy Stop sebesar 0.3 Lot diatas posisi Sell yang tadi. perusahaanjuga memasang 2 posisi Sell Stop masing-masing sebesar 0.3 lot di bawah posisi Sell awal tadi.

kalau posisi sell yang pertama tadi terkena Stop Loss, maka posisi Buy Stop yang kamu lipat volume lotnya tadi akan mengurangi kerugian bahkan bisa menambahkan profit kamu. kalau, harga bergerak sesuai dengan prediksi dari Stochastic, maka keuntungan kamu akan berlipat-lipat. Keren bukan?

Tapi jangan senang dulu, gambar diatas hanya merupakan contoh pergerakan market pada saat artikel ini ditulis. Jangan disamakan dengan pergerakan market saat kamu membaca artikel ini.

perusahaansudah menyiapkan formula khusus yang bisa membantu kamu memaksimalkan pemasangan pending order ini, sebagai berikut:

1. Plan Stochastic Sell
PAIR EUR/USD, Range: 20-50 Point, TF H1
Waktu Trading: Sesi Open London (Pukul 15.00 - 16.30 Waktu Jakarta)
Initial Deposit
(Modal Awal Minimal): $500
- OP 1 (Sell saat terjadi Crossing di area 80%): 0.1 Lot, TP: 20 P, SL: 20
- OP 2 (Pending Order - Buy Stop): 0.1 Lot, TP: 20, SL: 20 (Pasang 10 Poin diatas OP1)
- OP 3 (Pending Order - Sell Stop): 0.1 Lot, TP: 10, SL: 20 (Pasang 10 Poin dibawah OP1)
- OP 4 (Pending Order - Sell Stop): 0.1 Lot, TP: 10, SL Point: 20 (10 Poin dibawah OP3), hanya opsional.


Ilustrasi Rencana Sell
Gambar Ilustrasi Rencana Sell

Notes:
- kalau OP1 terkena TP, segera hapus OP2 (kalau perlu, hapus OP3 dan OP4). Risk= 0, Reward= +$20.
- kalau OP1 terkena SL, hapus OP3 dan OP4. Risk=-$20, Reward= +$20.


2. Plan Stochastic Buy
PAIR EUR/USD, Range: 20-50 Point, TF H1
Waktu Trading: Sesi Open London (Pukul 15.00 - 16.30 Waktu Jakarta)
Initial Deposit
(Modal Awal Minimal): $500
- OP 1 (Buy saat terjadi Crossing di area 20%): 0.1 Lot, TP: 20 P, SL: 20
- OP 2 (Pending Order - Sell Stop): 0.1 Lot, TP: 20, SL: 20 (Pasang 10 Poin dibawah OP1)
- OP 3 (Pending Order - Buy Stop): 0.1 Lot, TP: 10, SL: 20 (Pasang 10 Poin diatas OP1)
- OP 4 (Pending Order - Buy Stop): 0.1 Lot, TP: 10, SL Point: 20 (10 Poin diatas OP3), hanya opsional.
Ilustrasi Rencana Buy
Gambar Ilustrasi Rencana Buy


Notes:
- kalau OP1 terkena TP, segera hapus OP2 (kalau perlu, hapus OP3 dan OP4). Risk= 0, Reward= +$20.
- kalau OP1 terkena SL, hapus OP3 dan OP4. Risk=-$20, Reward= +$20.

Formula diatas perusahaanmerupakan formula terbaik dari beberapa parameter yang perusahaanuji. Silahkan kalian coba menggunakan akun demo masing-masing. kalau belum punya akun demo, silahkan coba referensi perusahaandibawah ini:

1. OctaFx (Broker Luar Negeri)
2. Monex (Broker Resmi Indonesia)

kalau ada pertanyaan mengenai formula yang perusahaanbahas diatas, silahkan berikan komentar melalui kotak komentar yang ada di bawah.

Salam hangat dan semoga profit selalu!

LATIHAN AKUN SIMULASI
Sekedar informasi tambahan, bagi yang ingin mencoba trading menggunakan akun simulasi dari broker forex terpercaya, silahkan coba akun demonya disini: AKUN SIMULASI LATIHAN.

Oleh: Steve Kandio (Admin TopikForex) - WA: 0852-3777-7474
Steve Kandio - Admin TopikForex

Profil FB: Steve Kandio
FanPage: TopikForex

Disclaimer: Artikel ini hanya merupakan materi pembelajaran saja. Akan lebih bijaksana agar menerapkan isi dari artikel ini menggunakan akun simulasi atau demo. perusahaantidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang kamu alami.

No comments:

Post a Comment

Daftar Broker Forex Resmi Yang Terdaftar Di BAPPEBTI

Berikut adalah Daftar Broker Forex Resmi Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2014 Semua perusahaan Pialang resmi  (perusahaan broker lokal) di Indone...